06 September 2010

Malaikat Penjaga

Tuhan sudah mengirimkan malaikat penjaga kepadaku. Setidaknya itu menurutku. Meski sebenarnya tidak. Tapi kedatangannya seperti melihat oase di gurun pasir yang tandus--menyejukkan. Dan aku sangat merindukannya.

Baru 3 hari yang lalu dia datang, maksudku kembali dari masa lalu yang ingin kusimpan saja. Tapi kenyataan dia datang. Lalu menyapaku dengan tulus.

Entah apa yang telah terjadi padanya. Dia berubah, jauh dari yang selama ini kuperkirakan. Atau aku yang mungkin dulu tidak benar-benar mengenalnya. Entahlah. Yang pasti, dia menjadi lebih baik dan aku sangat senang dengan perubahan itu.

Dia mengajarkanku banyak hal. Tentang dunia lain di atas sana yang lebih indah dan lebih pantas untuk dirindukan. Lalu tentang cinta. Cinta yang begitu besar, tak lelah memberi dan cinta yang tak mudah putus asa. Yaitu cinta kepada-Nya, pemilik Sang Pencipta cinta.

Ketika Cinta bertasbih Nadiku berdenyut merdu
Kembang kempis dadaku merangkai butir cinta
Garis tangan tergambar tak bisa aku menentang
Sujud syukur padamu atas segala cinta

Mungkin begitulah soundtrack yang terus menggema ditelingaku kini. Seperti berteriak, mengingatkan dan ia terus memenuhi ruang pikirku.

Benar jika dulu aku pernah mencintainya, bahkan sampai saat ini--dan cinta itu lantas beralih arah menjadi sesuatu yang sangat indah dibandingkan kata cinta itu sendiri. Aku mengagumi, menghormati dan menyanjungnya. Dan itu membuat hidupku terasa lebih indah.

Dia seperti malaikat pejaga yang diutus Tuhan untuk menemuiku. Sungguh, aku sangat merindukan sosok itu. Sosok yang akan memimpinku ke arah yang lebih baik.

Mungkin mimpi. Mungkin terlalu dini. Mungkin juga hanya harapan semu. Tapi aku berharap, dia akan menjadi IMAMku, kelak. Jikapun mustahil, setidaknya aku bahagia pernah bertemu dengan seseorang seperti dia--dan rasa syukur itu tidak henti-hentinya kuucapkan kepada-Nya, sang pemberi kebaikan.

"Terimakasih ya Allah. Kujadikan nikmat ini sebagai berkah Ramadhan yang sangat tak ternilai harganya. Biarkan nikmat ini menjadi penuntun hidupku ke jalan Surga yang telah Engkau janjikan. Sesungguhnya hanya kepada-Mu aku berserah atas semua yang Engkau kuasakan kepadaku. Amiin ya rabbal alamin..."

*****

Rasulullah bersabda, "Tiga sifat sesiapa yang memilikinya, akan merasakan kelezatan iman yaitu jika ia mencintai Allah dan Rasulnya lebih dari yang lain. Jika dia mencintai sesama manusia semata-mata karena Allah dan jika ia enggan kembali kepada kekufuran setelah diselamatkan Allah daripadanya, sebagaimana ia enggan dimasukkan ke dalam neraka".


Untuk dia, malaikat penjagaku...

4 komentar:

si biskut mengatakan...

betapa terkesanya hatiku dengan cinta-NYA

kebookyut (DiVe) mengatakan...

kita gak tau gimana pikiran org, jd sering jadi surprise waktu tau ternyata dia berbeda dari biasanya... semoga bahagia aja, deh, hehe ^^

Muhammad A Vip mengatakan...

salam buat sang malaikat, kalo sempet suruh mampir ke blog-ku. hehehe
selamat lebaran

luphitaza mengatakan...

ckckck bagus banget mbak kata2nya tapi bermakna tinggi semua... sulit di cerna saya samai berkali-kali mebacanya... tapi sastra sekali.. hebat lain kali mampir mbak ke blog saya... ajarin saya bahasa seperti itu hehehe

bentar lagi mau lebaran mohon maaf lahir batin selamat lebaran 1431 H