07 Mei 2013

Tentang : Pengabdian



Kalau kau berkata, “apa lagi bentuk pengabdianmu kepada bangsa dan negara jika kau tidak aktif berorganisasi dan bersosialisasi?”

Saya akan menjawab, “buat saya mengabdi itu adalah menginspirasi. Bukan arogansi.”

Saya tidak tahu, kau mengerti atau tidak. Tapi saya hanya bilang, jangan meremehkan orang-orang yang berada di balik layar, mereka mengajar di pelosok daerah—yang tak terjamah jasanya oleh pers, mereka yang hanya tahu bagaimana makan memenuhi kebutuhan lambung pagi dan malam.

Pemulung, tukang sapu jalanan, nelayan,petani. Apa mereka tidak pantas disebut abdi bangsa? Apa karena mereka tidak duduk dalam ruangan, mendengar teori-teori tentang pentingnya berbuat sesuatu, berprestasi—tidak pantas dibilang mengabdi untuk bangsa? Coba bayangkan, apa jadinya negara ini tanpa mereka? Jalan-jalan penuh sampah, sampah-sampah tidak bisa didaur ulang, orang-orang tidak bisa makan ikan, tidak bisa makan nasi, mungkin banyak hal lagi yang tidak akan ada di Indonesia ini tanpa mereka.

Dan jangan mengira kamu yang aktif berorganisasi, bersosialisasi, meeting,brefing, training keliling Indonesia bahkan luar negeri—bisa menunjukkan bahwa kau benar-benar mengabdi untuk Indonesia? I don’t think so.

Setiap orang mempunyai caranya sendiri untuk mengabdi pada negara ini. Tidak harus dengan cara seperti yang kau bilang “berorganisasi” itu, tapi seperti hal-hal kecil yang dilakukan oleh para nelayan dan petani itu tidak ada salahnya juga, kan?

Pengabdian adalah cara bagaimana kau bisa menginspirasi orang-orang, menggerakkan nurani seseorang tanpa mengumbar-umbar apa-apa saja yang sudah kau lakukan untuk negara.

Simple.
Tidak perlu keliling dunia untuk itu,kan?

Mungkin, pengabdian juga berarti kau benar-benar menguasi passion-mu dan bertanggung jawab atasnya.

Saya sebagai pegawai bank, dia sebagaiguru, kamu sebagai LSM, mereka sebagai pers, petani, nelayan, pemulung, sebagai wakil rakyat bahkan sebagai presiden. Saya rasa semua sudah punya tugas masing-masing ya?

Jadi, Down to earth, kawan. Tak perlu meremehkan apa yang dilakukan orang lain. Karena, arogansi hanya akan membuatmu jauh dari tujuanmu.


Padang, 06 Mei 2013
Untuk seorang teman



6 komentar:

Bella Adilah mengatakan...

Setuju! Nice post ;)

nouru el Arifah mengatakan...

selalu suka postingnya mbak de, menginspirasi :)

Alil mengatakan...

Good point...
Alil like it

Husni Matul Fitri mengatakan...

"Pengabdian adalah cara bagaimana kau bisa menginspirasi orang-orang, menggerakkan nurani seseorang tanpa mengumbar-umbar apa-apa saja yang sudah kau lakukan untuk negara.

Simple.
Tidak perlu keliling dunia untuk itu,kan?

Mungkin, pengabdian juga berarti kau benar-benar menguasi passion-mu dan bertanggung jawab atasnya".



akak,, like this post *dua jempol ;)

Suci Mine mengatakan...

sederhana tapi sangat dalam...
suka ^_^
terlalu banyak orang yang merasa bahwa tidak ada orang lain yang melakukan sebanyak dirinya, lalu membuatnya menjadi arogan dan tidak banyak berbuat apa2 karena merasa sudah berbuat banyak, jadi siapa yang melakukan pengabdian yang sebenar-benarnya? hem...

yozidahfilputra mengatakan...

Blogwalking ...