23 April 2010

Biarkan



Habiskan sesak itu
biarkan kesenyapan menemani sejenak
tak perlu ada kata-kata
hanya biarkan angan melayang mencari peraduannya
hingga saatnya tiba, ia akan kembali pulang....

----

17 komentar:

Seti@wan Dirgant@Ra mengatakan...

Puisi singkat yang sarat makna.
Selamat sore mbak...
Maaf baru sempat mampir.

Bang Iwan mengatakan...

mengamankan yang pertama dulu..

Desfirawita mengatakan...

@ bang iwan : selamat sore, terimakasih sudah sudi berkunjung ke sini :D

inge / cyber dreamer mengatakan...

pertanyaannya :
inginkah ia kembali?

elok langita mengatakan...

puisinya dalem banget.. ^______^ semoga yang ditunggu cepat kembali..aaaminn

Aishi Lely mengatakan...

biarkan mengendap.. memberi ruang hati untuk menunggu dia datang ^^

anakilang mengatakan...

sampai kapan??? menggu hal yang tak pasti sungguh menyebalkan!!!!

Desfirawita mengatakan...

@ elok langita : amiin...semoga deh :p
@ aishi : ya, biarkan sesaat ia mengendap
@ anak hilang : sampai ia tak lagi pandai berharap, itu saja sudah cukup untuk mengambil keputusan untuk beranjak dari ruang tunggu itu...

nietha mengatakan...

kalo udah pulang jangan lupa bukain pintu ya?hehehe.. kunjungan sore

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

ya jgn sesak2 dong, Wit.

aaSlamDunk mengatakan...

enjoy aja deh...

alyanayla mengatakan...

singkat, tapi maknanya keren :) mau belajar dong bikin puisi singkat tapi maknanya keren :p hehe

Desfirawita mengatakan...

@ nietha : pasti dong...hehe...
@ mbak fanny : hihi..gak sesak2 bgt kok mbak, hanya asma dikit. wkwkwk...
@ aaslamdunk : yupz, enjoy u'r life
@ alynayla : hahaha...bljr?? gak salah tu? kamu kan jagonya bikin puisi?? kalo mau singkat? ya potong aja puisinya. wkwkwk... :p

rid mengatakan...

ya biarkan saja...
memang kadang kita tak perlu melakukan apa-apa :)

maiank mengatakan...

ya biarkan senyap itu masuk sejenak agar kita bisa membaca diri kita

salam sayang mb wiwit...

pusat distributor pulsa mengatakan...

wiet....singkat, padat n dalam maknany...

alyanayla mengatakan...

jahahaha, malah disuruh dipotong lagi *docoba ah. hahaa*