26 Agustus 2010

Memo

Katamu, langit akan tetap menyenja, meski sudah tidak berderap langkah kita memburunya. Dia akan tetap menjingga, membiru, lalu menghitam tersaput malam.
Lalu pagi akan datang setelahnya. Dan akupun harus terbangun--bergegas memburu embun.
Katamu, teruslah berjalan, meski tangan tak lagi berpaut....

Disudut pagi yang cerah

23 Agustus 2010

Dear Follower

Terimakasih karena Anda telah sudi berkunjung ke blog saya dan membaca tulisan-tulisan saya yang biasa ini. Terimakasih juga karena Anda telah mengikuti blog saya dan memberikan comment-commet yang mungkin terbaik menurut Anda. Sungguh, saya sangat berterimakasih dengan penghargaan kecil itu. 

Tapi mohon maaf, setelah saya berkunjung ke blog Anda, membaca dan melihat gambar profil Anda yang tidak senonoh itu, mohon maaf, saya terpaksa memblokir Anda untuk mengikuti blog ini. Dan link-link yang Anda tuliskan di kotak comment dengan sangat terpaksa juga saya hapus.

Bukankah setiap orang punya hak? Anda berhak membuat blog dengan content-content yang tidak senonoh, dan saya juga berhak untuk tidak mengizinkan Anda melinkkannya pada blog saya. Jadi, saya rasa tidak ada yang perlu dipertanyakan lagi-kan?

Sekali lagi saya mohon maaf dengan semua ini. Saya harap Anda mengerti dengan keputusan saya. Terakhir, saya mengucapkan terimakasih atas kunjungan-kunjungan Anda sebelumnya.


Salam,

wiwit

21 Agustus 2010

Still Here

Saat rasa ini mendekat, aku tahu perahunya sudah lama menjauh atau mungkin saja telah berlabuh di perhentian terakhirnya. Dan di sini, aku hanya menatap langit biru yang sepi ditinggalkan kepak sayapnya. Tiada lagi derap langkah memburu, tiada lagi ketukan di pintu, tiada lagi cengiran lebarnya menyambutku--dia sudah pergi. Dan aku akan tetap disini menunggunya kembali--meski entah kapan.

No body want to wait forever

Mungkin benar. Menunggu itu melelahkan. Tapi aku sudah memutuskan untuk menunggu--untuk yang kesekian kalinya. Sebab aku tahu penantian itu bukan tanpa ujung. Aku percaya, dia akan pulang dan menemuiku di sini. Dia akan kembali menagih Jingga yang dia tinggalkan untukku. Aku percaya, kami akan kembali bersama merajut senja.

Maka dari itu, aku berdiri di sini. Menatap rindu pada camar-camar yang beterbangan di langit senja. Tidak ada cerita yang habis setelah ia tinggalkan. Sebab aku akan selalu di sini menggoreskan liriknya.

"Aku tahu kau akan pulang. Karna kau sudah berjanji. Kau tahu akan menemukanku dimana, kan?"

Cepatlah pulang.

Because, I'm waiting for you

07 Agustus 2010

Sakit and Berkah Menyambut Ramadhan

Sakit. Siapa yang suka sakit. Membosankan harus tepar dirumah sementara gw sendiri orangnya nggak bisa diam. Maunya mondar-mandir aja. Tapi apa boleh buat, Tuhan kasih sakit ke gw selama 5 hari. Susah ngapa-ngapain. Berdiri aja gw langsung puyeng. Udah gitu, makan juga susah, sampai-sampai usus gw juga kena saking kosongnya perut tu. Duuuh...pokok e menyiksa deh. Mau berobat aja nggak bisa jalan. So, gw mesti tunggu demamnya turun dulu dengan minum obat-obat tradisional, baru bisa jalan ke tempat dokter.

Huff...ternyata obat yang dikasih dokter gede-gede bo'. Bikin gw merinding. Gw paling males minum obat. Tapi demi kesembuhan and kerja gw yang udah hampir seminggu terbengkalai mesti diselesaikan dengan segera. So, mau tak mau gw telan juga obat-obat itu. Lagian, mau Ramadhan juga. Kalo Ramadhan gw masih sakit kan nggak biasa puasa. Kan bulan Ramadhan adalah bulannya pembersihan bagi umat muslim. Bulannya Taubat. Bulannya meminta ampunan atas perbuatan kita di 11 bulan lainnya. Momentum yang tepat banget buat melaksanakan niat suci gw yang mau.......(rahasia dulu deh).

And now, meski jalannya masih kayak orang mabok, gw kuat-kuatin kerja deh. Hasilnya berbuah senyum juga. Kerjaan gw beres and saatnya gw ngeblog. Hehehe...

Oh ya, sakit-sakit gini membawa berkah juga buat gue. Ternyata gw dapat kejutan menarik waktu buka e-mail. Gini nih bunyi pengumumannya gw copas dari Notenya Gradienmediatama.

REKOMENDASI ISTIMEWA

Festival Anak Kos Dodol sudah usai. Pesertanya sungguh tak terduga, membludak bagai tsunami. Pemenang Utama-nya sudah diumumkan, bahkan bukunya sudah terbit. Dari semua peserta yang masuk, penerbit Gradien Mediatama merasa memiliki tanggung jawab moral untuk mengangkat beberapa cerita yang sebenarnya oke, hanya mungkin perlu revisi seperlunya.

Berikut 25 cerita yang terpilih dalam kategori REKOMENDASI ISTIMEWA versi redaksi Gradien. Selamat! Anda berhak atas bantuan Dana Narsis sebesar @ Rp 350.000 yang akan segera kami transfer saat buku terbit. Karena melewati proses review, sebagian judul cerita sudah dimodifikasi agar yummy bagi telinga. Ke-25 cerita ini akan diterbitkan dalam buku berjudul ANAK KOS GOKIL, yang akan segera diterbitkan.

Sekali lagi: S.E.L.A.M.A.T.

1. Ahai Hai Ada Kolor Ijo di Sini >> Desfirawita “De Rawit”
2. Alergi Sabun >> Arumi Ew
3. Ana… Pliss Dehh.… >> Fubuki Aida
4. Balada Pembokat Nekat >> Haya Aliya Zaki
5. Bathroom Queen >> Anggia Rizkie
6. Bayar Kosan >> Ana Molen
7. Cara Aha Masak Mi Goreng >> Iwan Alfarizy
8. Jengkol Bu Kos >> Mpok Mercy Sitanggang
9. Laskar Kyai Saleh vs Jendral Cinta >> Dee DayDreamer
10. Mereka Bilang Kami Keluarga Dodol >> Nourma “Nunien” Azharnita
11. Noh, Ada Laboratorium di Kosan?! >> Alitt Susanto
12. Pacar Simpanan >> Evie
13. Pedes Manis Kosan Sulis >> AKD MACOM (Malabar Community) & CACATERS
14. Pemilihan Gubernur D’chubbiez >> Ilmira G’mieztsa
15. Peraturan Kos >> Dian
16. Primadona Kos >> Cutedungz
17. Rahasia Di Balik Makhluk Buluk >> Maria Wiedyaningsih
18. Saat Bidadari Berebut Air Suci >> Santi Nuur P
19. Sekejam-kejamnya Ibu Tiri, Lebih Kejam Ibu Kos >> Nopandi Gusti
20. Setan Pohon DurEn >> Masarkun
21. Si Cowok Ganteng Itu.... >> Citra
22. Sialan Gigi Bolong Ituh >> Iwan Alfarizy
23. Spywati on the Kos Cowok >> Usagi Em2
24. Suka Duka Anak Kos >> Abdul Gafur
25. Tamu ‘Istimewa’ Nitnot >> Puput Elflora
Nah, loe lihat tulisan yang berwarna biru? Ada nama gw disitu. Hehehe...gimana nggak sumringah gw. Langsung sembuh malah. Hihi...
Nggak tahu ini udah Final apa belum mau diterbitin, yang penting gw bersyukur, senang. Udah 2 kali karya gw masuk nominasi, meski yang kemarin gagal, mudah-mudahan aja kali ini berhasil. Amiin...(Lumayan buat beli baju lebaran, tu. hihihi).

Ya, sudah. Cuma itu kabar-kabari dari gw. Udah lama juga gw nggak curhat di sini. Biasanya urusan cinta, sedih and feel mulu. Sekarang curhat sehari-hari boleh lah. Daripada dituduh "ngekor" mulu. Inilah sebenarnya gw, blog gw. Dunia and Diary gw.

Finnaly, akhirnya gw mau ngucapin Maaf atas kata, ucap and tulisan yang menyinggung semua pihak. Percayalah, bukan maksud hati demikian.