19 Februari 2012

Aku tahu kau tidak ingin pergi


would say


Kau kemana saja, de. Hampir setahun kau tak hadir disini. Tak tahukah kau banyak yang telah berubah? Kau tertinggal terlalu jauh. Entah episode keberapa sekarang, aku lupa. Yang pasti kau akan terkagum-kagum mendengarkan ceritaku nantinya.

"Apa saja yang berubah disini? Kulihat sama saja. Satu persatu mereka pergi--meninggalkanku. Bisakah tidak mempermasalahkan jika akhirnya aku menginginkannya juga?"

Kau ingin pergi? Ugh, aku tak yakin! Aku tahu isi kepalamu. Abjad-abjad itu tak mengosong dari benakmu. Setiap saat kau selalu berusaha merapikannya satu persatu hingga membentuk kata yang pastinya akan kau kirimkan padaku. Jangan bohong! Aku tahu kau tidak ingin pergi.

"Well, kau benar. Aku hanya kesal dengan mereka yang pergi. Tanpa berpamitan. Tanpa memberi kabar. Kau tahu, aku benci ditinggalkan. Aku benci merasa rindu. Tapi sesekali aku merasa lelah menunggu jemariku merangkai abjad-abjad itu menjadi kata. Sesekali aku merasa putus asa karena tak bisa mengirimkan pesan untukmu. Aku paling benci situasi itu! Lalu apa yang harus aku lakukan?"

Untukku, kau tidak perlu memaksakan diri. Ada kalanya kau harus menepiskan aku sejenak dari pikiranmu. Membuat sesuatu yang pernah ada menjadi seolah tidak pernah terjadi. Aku tidak keberatan. Karena aku tahu, suatu saat kau akan merasa kehilangan. Kau kehilangan kenangan tentang aku. Lalu mulai merindukan kehadiranku disana. Percayalah, saat hari itu terjadi, aku akan datang melepas sesakmu. Bersama-sama kita akan menyusun abjad itu menjadi kata, kalimat, lalu sebuah cerita. Tidak perlu saling mengirim--aku akan membacanya sendiri. Tahukah kau? Cinta itu tak selalu harus di tempat. Tapi ia selalu ada tanpa kau kirimkan undangan apapun. Dia akan selalu disini, sama sepertiku...




4 komentar:

Ra-kun lari-laRIAN mengatakan...

lama gak main di sini. selamat blogging aja :D

De Rawit mengatakan...

@Ra-Kun : Haaai...lama tak bertegur sama. Kangen nih balik ke sini :)

Itik Bali mengatakan...

astaga mbak, aku pikir De itu siapa gitu
mbak Desfirawita to?
Aku juga merasa sedih ditinggalin dan rindu sendiri tapi semoga selalu ada cinta yang selalu menemani..

De Rawit mengatakan...

@Itik Bali :
haha...iya Ayu. Ini aku. De Rawit aka Desfirawita. hehe...Ya, semoga besok2 betah disini dan nggak pergi2 lagi :)