24 Mei 2009

Setelah Hujan Reda

Suatu sore setelah hujan reda, seseorang bertanya pada ku. "Kenapa sih, loe suka banget sama hujan? Kenapa loe suka banget naik ke atap dan memandang langit setelah hujan reda? Apa asiknya coba? Cuma ada dedaunan yang basah juga hawa yang dingin?"

Aku menanggapinya dengan senyum, tidak berkata-kata. Ada yang tidak mereka ketahui tentang hujan. Bagi mereka hujan hanyalah air yang menetes dari langit. Kadang-kadang suatu kesialan bila menemuinya. Hujan hanyalah pembasah dahaga bumi yang kekeringan.

Tapi bagi ku, hujan adalah anugerah. Hujan adalah berkah. Hujan bisa membasuh kesedihan yang ku rasakan, membuang semua sesak yang melekat di dada, kemudian menghayutkannya ke jurang-jurang tak berdasar.

"Kenapa harus hujan sih? Banyak anugerah terindah lainnya yang bisa dinikmati, seperti pemadangan sunset di penghujung senja atau munculnya fajar di pagi hari. Kenapa harus hujan?" lagi-lagi seseorang menanyai ku tentang hujan.

 Semuanya indah, memang sangat indah. Tidak ada satupun ciptaan Tuhan yang cacat, tapi mereka tidak tahu keindahan yang diciptakan hujan. Aku mendesah pelan, mereka tidak mengetahui, sampai kapanpun tak akan bisa mengerti jika aku tidak menjelaskan. Maka dari itu, aku berkata.

"Menatap langit setelah hujan reda itu begitu menyenangkannya. Ada kedamian kau temukan di sana, ada kabut-kabut tipis yang menyentuh batin mu, ada bias-bias pelangi yang menarik bibir mu untuk tersenyum. Kau tak akan pernah tahu itu. Karna sering kali kau hanya mengagumi langit di saat matahari terbenam dan melewatkan saat-saat indah itu. Ketahuilah setelah tangis pasti ada tawa dan setelah hujan pasti ada langit berwarna"

Seseorang terseyum mendengar penjelasan ku. Apa mereka mengerti? Aku berharap demikian dan mereka bisa menyukai langit setelah hujan reda.


--Percakapan di saat menunggu hujan reda--
(ditulis kembali pada : 12 Juli 2008)

4 komentar:

Henny Y.Caprestya mengatakan...

sama..aku juga suka ngeliat langit setelah hujan. tapi lebih suka lagi melihat langit di kala hujan ^^

Pohonku Sepi Sendiri mengatakan...

indah, penuh makna..
nice post :)

DESFIRAWITA mengatakan...

@ henny :
yup, sebenarnya kapanpun melihat langit,sepertinya akan sama. langit itu tetap indah dipandang ^_*

@ Pohon :
Thanks sudah dibaca :)

io frazio mengatakan...

w jg suka dg ujan....lbh tpatnya gerimissss ....kos menentramkan