18 Maret 2011

Apa yang mereka katakan padaku?



25 tahun. 
Hampir separuh dari waktu itu, saya berjuang dengan langkah kecil ini. Bergelut dengan kekerasan, air mata dan tawa-tawa sumbang. Menangis diam-diam, lalu menyekanya sendirian. Tidak sedikit serapah yang saya lontarkan dalam hati, menatap penuh dendam pada ketidakadilan didepan sana. Saya berjuang habis-habisan, semata-mata saya lakukan untuk keluarga. Apapun akan saya perjuangkan demi melihat senyum hangat dari mata-mata penuh harapan itu. 

Saya tersungkur, terjatuh, lalu berdiri kembali. Melangkah ringan tanpa menyesali semua ini. Sesekali memang  pernah hampir menyerah, namun mereka tidak pernah memberikan saya kesempatan seperti itu. Karena setiap saat, mereka akan mengirimkan pesan-pesan indah ini pada saya. 

...dan saya pun akan mengirimkan kembali pesan-pesan indah ini pada kalian semua. Semoga bisa memberikan kekuatan untuk bertahan dalam setiap cobaan yang diberikan oleh-Nya. 

"....Hidup tak selamanya berjalan mulus. Butuh batu kerikil supaya kita berhati-hati. Butuh semak berduri supaya kita waspada. Butuh persimpangan supaya kita bijaksana dalam memilih. Butuh petunjuk jalan supaya kita punya harapan tentang arah masa depan. 
Hidup butuh masalah supaya kita tahu kita punya kekuatan. Butuh pengorbanan supaya kita tahu cara bekerja keras. Butuh air mata supaya kita tahu merendahkan hati. Butuh dicela supaya kita tahu bagaimana cara menghargai. Butuh tertawa supaya kita tahu mengucap syukur. Butuh senyum supaya kita tahu kita punya cinta. Butuh orang lain supaya kita tahu kita tak sendiri....."
(Rosiana - 24022011 - 10.50 AM)


"....Setiap helai daun yang terjatuh, telah tercatat sebagai takdirNya dan ada dalam kuasaNya. Maka yakinlah, semua yang Allah berikan adalah yang terbaik. Meski yang terbaik tak selalu jadi yang terindah. Segalanya akan indah padanya waktunya...." 
(Rosiana - 13032011 - 07.02 AM)



"....Hidup manusia itu seperti sebuah buku. Sampul depan adalah tanggal lahir. Sampul belakang adalah tanggal pulang. Tiap lembarannya adalah hari-hari dalam hidup kita. Ada buku yang tebal, ada pula yang tipis. Hebatnya, seburuk apapun halaman sebelumnya, selalu tersedia halaman selanjutnya yang bersih, baru dan tiada cacat. 
Sama dengan hidup kita, seburuk apapun kemarin, Allah selalu menyediakan hari yang baru untuk kita. Kesempatan yang baru untuk bisa melakukan sesuatu yang benar setiap hari. Memperbaiki kesalahan, melanjutkan alur cerita yang sudah ditetapkan-Nya. 
Selamat berjuang mengisi lembar demi lembar dengan kebaikan...."
(Aci Jose - 04032011 - 03.03 PM)



".....Jika hari ini Allah memberi kebahagiaan, maka jangan lupa bersyukur dengan menambah ketaatan kepadaNya. Jika hari ini Allah beri kepalangan rezki, jangan lupa untuk berbagi. Jika hari ini Allah beri rasa sakit, bersabarlah karena dengannya Allah gugurkan sebagian dosa. Jika hari ini dirimu dirundung duka, maka pastikan Allah tetap ridho. Jika hari ini dirimu merasa lesu, maka ingatlah kehidupan dunia hanya sementara dan kematian tidak ada yang bisa menduganya. Jika hari ini belum sukses, yakinlah suatu saat Allah pasti memberkahi kesuksesan itu . Tetaplah berjuang....!!!"
(Rosiana - 13032011 - 07.30 AM)

3 komentar:

Isti mengatakan...

hidup ini perjuangan..so jangan mudah menyerah..! ;)

Husni MF mengatakan...

kakakku, adalah kakak yang kuat. InsyaAllah, Allah akan tunjukkan yang terbaik untuk kakak. Jangan pernah menyerah ya kak.. :)

Itik Bali mengatakan...

yang penting tetap tabah dan kukuh pada tujuan